RSS

Arsip Kategori: Pendidikan

Silabus M.K Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan

Bagi mahasiswa semester III D & III C tahun akademik 2013-2014 Jurusan Matematika Universitas Negeri Manado, berikut ini adalah Silabus Mata Kuliah Dasar-dasar Manajemen Pendidikan. Silahkan di unduh

==> Klik disini  SILABUS M.K DASAR-DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 15, 2013 in Berita, Pendidikan

 

WORKSHOP PEMBELAJARAN MATEMATIKA; GURU-GURU MATEMATIKA SMP-SMA SE KABUPATEN MINAHASA SELATAN

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Workshop Pembelajaran Matematika ini diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Minahasa Selatan Provinsi Sulawesi Utara, dengan pembicara :

1. Prof. Dr. J. H. Lolombulan, MS

2. Dr. Jemmy Lengkong, M.Pd

3. Navel O. Mangelep, M.Pd

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 11, 2013 in Berita, Pendidikan

 

Tag: ,

UN (UJIAN NORAK) ; UJIAN NASIONAL TAPI TAK NASIONAL (SERENTAK)

unWaduhhh…. Tragedi kelam terjadi lagi dalam dunia pendidikan kita, bagaimana tidak ujian nasional yang sudah menjadi proyek tahunan tercemar dengan pelaksanaan yang amburadul (Norak). Katanya UJIAN NASIONAL, tapi pelaksanaannya TAK NASIONAL. *pakatesta

Melalui kejadian ini seharusnya sudah selayaknya UN di evaluasi kembali apakah cocok dan masih relevan untuk dilaksanakan? Mengingat sebenarnya Mahkamah Agung sudah melarang pelaksanaan UN sejak tahun 2008 tapi anehnya UJIAN NORAK ini masih terus dipertahankan. Ckckckckckkckckck #Aneh

UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Hasil UN ini “katanya” digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk pemetaan mutu pendidikan, seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, serta sebagai penentuan kelulusan siswa. Tapi, Apakah pada kenyataanya pemerataan pendidikan telah terjadi dalam 1 dekade pelaksanaan UN ini???? Mari kita renungkan kembali.

Selain itu dari segi kualitas SOAL, SOAL UN sangatlah rendah bahkan “JELEK”. Karena hanya berada pada level bawah dan tidak terkait dengan kehidupan nyata (kontekstual). Hal ini didasarkan juga pada hasil penelitian Putera Sampoerna Fondation (Yunengsih,Widiatmika & Candrasari, 2008) yang menyatakan bahwa penyebaran soal UN masih berada pada level aspek kognitif memorize, perform procedure, dan demonstrate understanding. Sedangkan untuk dua aspek lainnya yaitu conjecture/generalize/prove serta solve non-routine problems sama sekali tidak tersentuh oleh soal UN untuk mata pelajaran matematika. Padahal dua aspek ini menempati tingkatan tertinggi dalam aspek kognitif dan menjadi kompetensi yang harus dicapai siswa abad 21 yang telah ditetapkan oleh NCTM (National Council of Teachers of Mathematics).

Pelaksanaan UN juga menjadikan bergesernya tujuan pembelajaran disekolah. Siswa merasa kesekolah bukan untuk pintar tapi untuk lulus UN. Gurupun mengajarkan materi pembelajaran yang hanya sebatas agar siswa dapat menjawab soal-soal UN. Bukan mengajarkan konsep yang membantu mereka menjawab tantangan kehidupan nyata dan global. Belum lagi kalau kita berbicara praktek kecurangan dimana SISWA, GURU, KEPALA SEKOLAH, KADIS, PENDIDIKAN, BUPATI/WALIKOTA, mengHALALkan cara-cara NORAK supaya tingkat kelulusan menjadi tinggi atau bahkan 100% persen demi PRESTISE belaka. Ckckckckckckckc. Dimana pendidikan KARAKTER yang selama ini didengung-dengungkan?? Kalau akhirnya dirusakkan oleh praktek ketidakjujuran saat pelaksanaan UN.

Jikalau UN dijadikan alat evaluasi atau assessment penilaian kualitas pendidikan dan pemerataan pendidikan menurut saya hal ini sangatlah tidak relevan. Perlu dipikirkan metode lain untuk melakukan hal ini. Saya lebih cenderung dan sejalan dengan proses penilaian yang dilakukan OECD yakni Program for International Student Assessment (PISA) yang berorientasi pada konten, kompetensi, dan konteks yang terkait dengan kehidupan nyata.

Perlu diketahui bahwa pencapaian hasil belajar siswa-siswa Indonesia dalam PISA sangatlah mengecewakan. Pada keikutsertaan yang pertama kali di tahun 2000, Indonesia hanya berada pada peringkat ke-39 dari 43 negara peserta (OECD, 2003). Pada tahun 2003, peringkat Indonesia ada pada posisi 38 dari 41 negara peserta (OECD, 2004). Sedangkan pada PISA tahun 2006, Indonesia hanya mampu menduduki peringkat 50 dari 57 negara peserta (OECD, 2007). Hasil terbaru yakni PISA tahun 2009 Indonesia berada pada peringkat 61 dari 65 negara peserta (OECD, 2010). Bisa jadi UN adalah salah satu penyebab kegagalan ini.

Mari buka mata, buka hati, dan pikiran kita. Ke”GALAU’an ini harus segera kita tinggalkan.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 18, 2013 in Pendidikan

 

Tag: ,

PELATIHAN LESSON STUDI BAGI GURU-GURU DI SMPK FRATER XAVERIUS 1 PALEMBANG

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pada tanggal 25 – 26 Januari 2013 dilaksanakan pelatihan Lesson Studi di SMPK Frater Xaverius 1 Palembang yang dihadiri oleh kepala sekolah dan dewan guru serta tim Lesson Studi dari Perguruan Tinggi yang di undang. Fokus utama dalam pelatihan ini adalah pengenalan Lesson Studi dan uji coba lesson studi berbasis sekolah di sekolah tersebut. Uji coba disini sesuai dengan langkah-langkah pelaksanaan lesson studi yang meliputi “Plan”, “Do”, dan “See”. Adapun tim yang hadir pada acara tersebut antara lain :

1.  Dr. Somakim, M.Pd. (Universitas Sriwijaya Palembang)

2. Dr. Sardianto MA, M.Si, M.Pd. (Universitas Sriwijaya Palembang)

3. Christi Matitaputty, S.Pd, M.Pd. (Universitas Patimura Ambon)

4. Hermina Disnawaty, S.Pd, M.Pd. (Universitas Nusa Cendana Kupang)

5. Farida Nursyahidah, S.Pd, M.Pd. (IKIP PGRI Semarang)

6. Dewi Hamidah, S.Si, M.Pd. (STKIP PGRI Ngawi)

7. Shahibul Ahyan, S.Pd, M.Pd. (STKIP Hamzanwadi Selong)

8. Moch. H. Ridhoni, S.Pd, M.Pd. (Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin)

9. Navel O. Mangelep, S.Pd, M.Pd. (Universitas Negeri Manado)

10. I Ketut Kertayasa, S.Pd. (Universitas Tadulako)

11. Talisa Dika, S.Pd (Universitas Nusa Cendana Kupang)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 30, 2013 in Berita, Pendidikan

 

Tag: , , ,

OBSERVASI PELAKSANAAN LESSON STUDY DI SMA NEGERI 3 KAYU AGUNG SUMSEL

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Observasi pelaksanaan lesson study ini dilaksanakan pada tanggal 27 November 2011 di SMA Negeri 3 Kayu Agung Sumatera Selatan. Pelaksanaan kali ini difokuskan pada tahap DO dan SEE. Wujud akhir dari kegiatan ini adalah dibentuknya KKG/MGMP “Lesson Study” sewilayah Kayu Agung di SMA Negeri 3 Kayu Agung.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2012 in Pendidikan

 

Tag: , ,

WORKSHOP PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PMRI

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Workshop Pembelajaran Matematika Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) ini diselenggarakan atas kerjasama KKG SD GUGUS 1 Rayon 1 Kecamatan Ilir Barat 1 Palembang dengan Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP UNSRI.

Workshop ini dilaksanakan pada tanggal 17 November 2012 di SD Negeri 1 Palembang dengan 20 Orang peserta yang terdiri dari guru-guru SD, Kepala Sekolah, dan Pengawas KKG Gugus 1 Rayon 1 Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang.

Adapun pembicara pada workshop ini adalah :

1. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. (Universitas Sriwijaya Palembang)

2. Moch. Lutfianto, S.Pd. (STKIP PGRI Sidoardjo)

3. Faridah Nursyahidah, S.Pd. (IKIP PGRI Semarang)

4. Dewi Hamidah, S.Si. (STKIP PGRI Ngawi)

5. Shahibul Ahyan, S.Pd. (STKIP Hamzanwadi Selong)

6. Novita Sari, S.Pd. (IKIP PGRI Palembang)

7. Christi Matitaputty, S.Pd. (Universitas Patimura Ambon)

8. Hermina Disnawati, S.Pd (Universitas Nusa Cendana Kupang)

9. Moch. H. Ridhoni, S.Pd (Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin)

10. Navel O. Mangelep, S.Pd (Universitas Negeri Manado)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 4, 2012 in Artikel tentang PMRI, Pendidikan

 

Tag: , ,

PELATIHAN OLIMPIADE MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 UNGGULAN MUARA ENIM SUMSEL

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pelatihan ini dilaksanakan 2 hari pada tanggal 29-30 Oktober 2012 di SMA Negeri 1 Unggulan Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih dan mempersiapkan siswa untuk mengikuti kompetisi matematika (Olimpiade) baik tingkat kota, provinsi, maupun tingkat nasional. Selain itu dalam kegiatan ini diharapkan juga dapat menghasilkan guru-guru Pembina Olimpiade Matematika yang handal. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahap awal dalam kerjasama Pembinaan Olimbiade Matematika antara SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim dengan Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Sriwijaya. Peserta yang hadir dalam pelatihan ini berjumlah 16 orang diantaranya 10 orang siswa yang dipersiapkan khusus untuk mengikuti Olimpiade matematika di Sumatera Selatan, dan 6 orang guru Pembina Olimpiade di SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim. Adapun narasumber pada kegiatan ini antara lain :

1. Prof. Dr. Zulkardi, M.I.Komp, M.Sc  dari Universitas Sriwijaya  (UNSRI) Palembang

2. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang

3. Moch Lutfianto, S.Pd dari STKIP PGRI Sidoardjo

4. Farida Nursyahidah, S.Pd dari STKIP PGRI Semarang

5. Dewi Hamidah, S.Si dari STKIP PGRI Ngawi

6. Navel O. Mangelep, S.Pd dari Universitas Negeri Manado  (UNIMA)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 15, 2012 in Matematika, Pendidikan

 

Tag: ,