RSS

SUMBER BELAJAR SEBAGAI KOMPONEN SISTEM PENGAJARAN

21 Des

Sumber belajar dalam pengertian sempit adalah, misalnya, buku – buku atau bahan – bahan tercetak lainnya. Pengertian itu masih banyak dewasa ini oleh sebagian besar guru. Misalnya dalam program pengajaran yang biasa disusun oleh para guru terdapat komponen sumber belajar, dan pada umumnya akan diisi dengan buku teks atau buku wajib yang dianjurkan. Pengertian sumber belajar tersebut sama sempitnya bila diartikan sebagai semua sarana pengajaran yang dpaat menyajikan pesan secara auditif maupun visual saja, misalnya OHP, slides, video, film, dan perangkat keras (hard ware) lainnya. Pengertian yag lebih luas tentang sumber belajar diberikan oleh Edgar Dale yang menyatakan bahwa pengalaman itu adalah belajar.

Sumber belajar dalam pengertian tersebut menjadi sangat luas maknanya, seluas hidup itu sendiri, karena segala sesuatu yang dialami dianggap sebagai sumber belajar sepanjang hal itu membawa pengalaman yang menyebabkan belajar. Belajar pada hakikatnya adalah proses perubahan tingkah laku ke arah yang lebih sempurna sesuai dengan tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelumnya.

Edgar Dale berpendapat bahwa pengalaman yang dapat memberikan sumber belajar diklasifikasikan menurut jenjang tertentu, berbentuk kerucut pengalaman (cone of experience) Penjenjangan jenis – jenis pengalaman tersebut disusun dari yang kongret sampai yang abstak (lihat bagan).

Sebagaimana telah diuraikan sumber belajar adalah segala daya yang dapat dimanfaatkan guna memberikan kemudahan kepada seseorang dalam belajarnya. Dalam pengmbangan sumber belajar itu terdiri dari dua macam, yaitu :

Pertama, sumber belajar yang dirancang atau secara sengaja dibuat atau dipergunakan untuk membantu belajar – mengajar, biasa disebut learning resources by design (sumber belajar yang dirancang). Misalnya buku, brosur, ensiklopedi, film, video, tape, slides, film, strips, OHP,. Semua perangkat keras ini memang secara sengaja dirancang.

Kedua, sumber belajar yang dimanfaatkan guna memberikan kemudahan kepada seseorang dalam belajar berupa segala macam sumber belajar yang ada disekeliling kita. Sumber belajar tersebut tidak dirancang untuk kepentingan tujuan sesuatu kegiatan pengajaran. Sumber belajar ini disebut learning resources by utilization,. Misalnya pasar, toko, museum, tokoh masyarakat dan sebagainya yang adanya dilingkungan sekitar seperti taman, gedung lembaga negara, dan lain – lain. Segenap sumber belajar yang dirancang maupun yang tidak dirancang diklasifikasikan sebagai orang, peralatan, teknik dan metode, dan kondisi atau lingkungan. Dalam prakteknya, segala macam sumber belajar, baik yang dirancang maupun yang dimanfaatkan, tidak selalu harus dibedakan karena memang sulit untuk diidentifikasi secara tegas.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 21, 2011 in Pendidikan

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: